• About
  • Redaksi
  • FAQ
Newsletter
kabarjejakkasus.id
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlemen
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlemen
No Result
View All Result
kabarjejakkasus.id
No Result
View All Result
Home Daerah

PETI Pohuwato: Rebutan Kue di Atas Kubangan Emas dan Lumpur

Redaksi by Redaksi
Mei 30, 2025
in Daerah, Hukrim, Nasional, Parlemen, Pemerintah, Pendidikan, Politik
0
PETI Pohuwato: Rebutan Kue di Atas Kubangan Emas dan Lumpur”
193
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Redaksi | KABARjejakkasus.id                    Tajuk-Gorontalo –Polemik tentang pengelolaan atensi dari Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Pohuwato kini mengemuka menjadi wacana publik yang tak terelakkan. Bukan hanya karena praktik tambang liar yang merusak ekosistem dan meluluhlantakkan tatanan lingkungan, tetapi juga karena pertarungan dua kekuatan bayangan—Proxy Joker dan Proxy YR—yang semakin intens dan meruncing.

Di balik wajah tambang ilegal yang mencoreng konstitusi, lahirlah sistem pungutan atensi, seolah menjadi bentuk “legalisasi moral” dari aktivitas ilegal. Dua proxy ini saling berebut dominasi pengaruh: siapa paling kuat memobilisasi, siapa paling dipercaya pelaku usaha PETI, dan siapa paling mampu mendistribusikan atensi ke pihak-pihak yang dianggap strategis.

Related articles

Musyawarah Perdana L-NET-ID Tetapkan Sitti Magfirah Makmur sebagai Ketua Periode 2026–2029

Musyawarah Perdana L-NET-ID Tetapkan Sitti Magfirah Makmur sebagai Ketua Periode 2026–2029

Juli 18, 2026
Kepala SPPG Berikan Klarifikasi Terkait Distribusi Program MBG di SDN 05 Marisa

Kepala SPPG Berikan Klarifikasi Terkait Distribusi Program MBG di SDN 05 Marisa

Juli 16, 2026

Proxy YR hadir dengan pendekatan sosial yang tampak terstruktur: ada penyaluran dana ke kaum dhuafa, program Jumat Berkah, pengerukan sedimentasi sungai, dan upaya reklamasi bekas galian tambang. Lewat jargon “Hulu ke Hilir,” mereka mencoba menciptakan kesan bahwa pengelolaan atensi dilakukan secara bertanggung jawab dan menyentuh masyarakat bawah.

Menariknya, dibandingkan Joker, YR dikenal lebih terbuka. Sosoknya gampang ditemui, komunikatif, dan relatif responsif terhadap berbagai keluhan di lapangan. Namun, di balik keterbukaan itu, muncul ironi yang sulit diabaikan. Setiap kali tidak ada insiden longsor, demo warga, laporan polisi, atau pencabutan kunci alat oleh oknum di lokasi tambang—publik mulai menduga bahwa kondisi tenang tersebut justru adalah situasi paling ideal bagi YR untuk mengumpulkan atensi tanpa gangguan.

Kondisi “adem-ayem” di lapangan bisa jadi bukan indikator keberhasilan pengawasan, melainkan keuntungan diam-diam yang dimanfaatkan oleh jaringan atensi. Dalam konteks ini, ketenangan bisa dimaknai sebagai ruang aman untuk konsolidasi pungutan. Ini menjadi sorotan penting, sebab stabilitas semu justru bisa menciptakan ilusi keberesan yang meninabobokan publik.

Perlu dicatat pula bahwa YR bukan hanya aktor pengumpul atensi—ia juga bagian dari para pelaku usaha PETI itu sendiri. Hal ini memperumit posisi moral dan etiknya. Bagaimana mungkin pelaku tambang juga menjadi “pengelola sosial” dari aktivitas yang mereka jalankan sendiri? Di sinilah letak konflik kepentingan yang selama ini tertutup oleh narasi kebaikan.

Sementara itu, Proxy Joker hadir dengan pendekatan yang jauh berbeda—senyap, tetapi kuat. Di balik layar, mereka menjalankan strategi menyerupai skema pemasaran: membujuk, merangkul, dan secara perlahan mengalihkan simpati para pelaku PETI yang sebelumnya berafiliasi ke YR. Tanpa banyak bicara, tetapi jelas terasa pergeseran kekuasaan di lapangan.

Masalahnya bukan semata pada konflik antara dua kelompok, tetapi pada tidak adanya transparansi yang menyertainya. Atensi dari Proxy Joker ditarik dalam jumlah signifikan, namun nyaris tidak ada yang tahu ke mana dana itu mengalir. Tidak ada laporan akuntabel, tidak ada indikator manfaat, tidak ada bukti distribusi ke masyarakat terdampak.

Ketiadaan kejelasan inilah yang membuat publik gelisah. Sebab, jika dana yang diklaim untuk “penataan sosial” ternyata hanya berhenti di saku elite proxy, maka rakyat sekitar tambang hanya akan menjadi penonton tetap dalam drama pembagian kue yang tidak pernah sampai ke meja mereka.

Dampaknya nyata: lubang-lubang tambang makin menganga, aliran sungai tercemar, habitat rusak, dan konflik horizontal mulai muncul. Namun di tengah bencana ekologis ini, perbincangan yang mencuat justru seputar “siapa berhak menarik atensi,” bukan “bagaimana lingkungan dipulihkan.”

ADVERTISEMENT

Jika YR dianggap lebih “berwajah sosial”, maka Joker tampil lebih “ekonomis” dan berorientasi pada penetrasi pengaruh. Namun keduanya tetap beroperasi dalam satu bayang-bayang masalah yang sama: nihilnya kehadiran negara sebagai pengatur. Negara, dalam kasus ini, tidak hanya lemah—ia tampak memilih diam.

Pemerintah daerah, aparat keamanan, dan lembaga lingkungan hidup seperti kehilangan daya. Mereka gagal memetakan konflik, gagal menegakkan hukum, dan bahkan gagal mengakui bahwa praktik atensi PETI telah menciptakan ekonomi gelap dalam skala masif dan sistemik.

Padahal, jika dibiarkan terus, skema ini akan menciptakan “negara dalam negara” di lingkaran PETI Pohuwato. Ketika pungutan dijalankan secara privat, regulasi digantikan oleh kekuatan informal, dan distribusi kekayaan dikelola oleh struktur bayangan, maka hancurlah konsep keadilan ekologis dan sosial.

Solusi atas kegaduhan ini bukan sekadar memediasi dua proxy yang saling berebut pengaruh. Negara harus mengambil alih ruang pengaturan. Pemerintah harus membuka data, melakukan audit, menertibkan aliran dana atensi, dan memberikan sanksi kepada siapapun yang mengelola kekayaan negara secara liar.

Pohuwato hari ini adalah cermin dari dilema besar: ketika negara diam, kekuatan informal merajalela. Jika pemerintah tidak segera hadir dengan ketegasan dan transparansi, maka konflik ini akan berkembang menjadi krisis sosial-ekologis yang lebih dalam. Dan ketika itu terjadi, akan sulit untuk menyelamatkan apa yang tersisa.

—

Disusun oleh Redaksi KABARjejakkasus.id
“Menyorot Fakta, Membangun Kesadaran.”
📍 Pohuwato | Edisi Khusus Tajuk Opini Publik

Share77Tweet48Send

Related Posts

Musyawarah Perdana L-NET-ID Tetapkan Sitti Magfirah Makmur sebagai Ketua Periode 2026–2029

Musyawarah Perdana L-NET-ID Tetapkan Sitti Magfirah Makmur sebagai Ketua Periode 2026–2029

by Redaksi
Juli 18, 2026
0

GORONTALO – Lentera Netizen Indonesia (L-NET-ID) resmi menetapkan Sitti Magfirah Makmur, S.H., M.H. sebagai Ketua L-NET-ID periode 2026–2029 melalui rapat...

Kepala SPPG Berikan Klarifikasi Terkait Distribusi Program MBG di SDN 05 Marisa

Kepala SPPG Berikan Klarifikasi Terkait Distribusi Program MBG di SDN 05 Marisa

by Redaksi
Juli 16, 2026
0

kabarjejakkasus.id Pohuwato – Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG)...

Dugaan Intimidasi Ketua BPD Hulawa: Penambang Klaim Diancam Pakai Parang

IT Mantan Pengusaha Diduga Minta “Siraman”, Lalu Laporkan Kegiatan Tambang Botubilotahu

by Redaksi
Juli 13, 2026
0

POHUWATO, Jejak Kasus – Warga Desa Botubilotahu, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, akhirnya angkat bicara terkait laporan yang disampaikan ke Polres...

Tipidter Polres Pohuwato Tindak PETI di Bulangita–Teratai, Ekskavator Sany dan Operator Diamankan

Tipidter Polres Pohuwato Tindak PETI di Bulangita–Teratai, Ekskavator Sany dan Operator Diamankan

by Redaksi
Juli 8, 2026
0

kabarjejakkasus.id POHUWATO – Satuan Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Pohuwato kembali menggelar operasi penindakan terhadap aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI)...

PT MNJ Klarifikasi Isu Penahanan Ijazah, Tegaskan Bukan Kebijakan Perusahaan

PT MNJ Klarifikasi Isu Penahanan Ijazah, Tegaskan Bukan Kebijakan Perusahaan

by Redaksi
Juni 22, 2026
0

kabarjejakkasus.id – PT Marga Nusantara Jaya (MNJ) memberikan penjelasan resmi terkait isu penahanan ijazah karyawan serta dugaan permintaan uang tebusan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Polisi Amankan Operator Alat Berat di Lokasi PETI Nanasi, Diduga Libatkan Oknum Kades Kadir Ripo

Polisi Amankan Operator Alat Berat di Lokasi PETI Nanasi, Diduga Libatkan Oknum Kades Kadir Ripo

April 7, 2026
Dugaan Intimidasi Ketua BPD Hulawa: Penambang Klaim Diancam Pakai Parang

Mahasiswi Diduga Dibungkam, Pengelola dan Wakil Rektor 3 Fokus Jaga Citra

Oktober 4, 2025
Polres Pohuwato Bongkar Kasus Pengancaman dan Penutupan Puskesmas Lemito, Penyidikan Resmi Dimulai

Polres Pohuwato Bongkar Kasus Pengancaman dan Penutupan Puskesmas Lemito, Penyidikan Resmi Dimulai

Agustus 2, 2025
Dugaan Intimidasi Ketua BPD Hulawa: Penambang Klaim Diancam Pakai Parang

Di Randangan Marak Tambak Udang dan Ikan Tanpa Legalitas

Maret 28, 2026

US Commodities Regulator Beefs Up Bitcoin Futures Review

0

Bitcoin Hits 2018 Low as Concerns Mount on Regulation, Viability

0

India: Bitcoin Prices Drop As Media Misinterprets Gov’s Regulation Speech

0

Bitcoin’s Main Rival Ethereum Hits A Fresh Record High: $425.55

0
Musyawarah Perdana L-NET-ID Tetapkan Sitti Magfirah Makmur sebagai Ketua Periode 2026–2029

Musyawarah Perdana L-NET-ID Tetapkan Sitti Magfirah Makmur sebagai Ketua Periode 2026–2029

Juli 18, 2026
Kepala SPPG Berikan Klarifikasi Terkait Distribusi Program MBG di SDN 05 Marisa

Kepala SPPG Berikan Klarifikasi Terkait Distribusi Program MBG di SDN 05 Marisa

Juli 16, 2026
Dugaan Intimidasi Ketua BPD Hulawa: Penambang Klaim Diancam Pakai Parang

IT Mantan Pengusaha Diduga Minta “Siraman”, Lalu Laporkan Kegiatan Tambang Botubilotahu

Juli 13, 2026
LBH Limboto Antar Klien Raih Putusan Bebas Murni, Majelis Hakim Nyatakan Dakwaan JPU Tidak Terbukti

LBH Limboto Antar Klien Raih Putusan Bebas Murni, Majelis Hakim Nyatakan Dakwaan JPU Tidak Terbukti

Juli 10, 2026

Kabarjejakkasus.id – Pemburu Fakta 

Kategori
  • Daerah
  • Hukrim
  • Nasional
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
Tag
Altcoin Bitcoin drops Bitcoin Wallet Bupati Saipul Mbuinga Cointelegraph Cryptocurrency deb cloktor deklarasi ICO Investment Iwan s adam Jhojo Rumampuk kabar jejak kasus Kapolri Lending Limonu Hippy Longsor MAKANBERGIZIGRATIS Market Stories MBG Mining Bitcoin pemburu fakta polda polisi Polresta polsek Premanisme ramadan SPPG Srikandi DPN Buktikan Aksi Nyata: Tak Hanya Mengawal Aspirasi Suwawa Terdepan dalam Gerakan Kemanusiaan Tibor17 vidusia wabup Pohuwato
  • About
  • Redaksi
  • FAQ
© 2025 Hosted by Cell Cloud Services – Copyright by PT Kabar Multimedia Group.
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlemen

© 2025 Copyright by kabarjejakkasus.id.