Bundaran Panua yang berada di kawasan Blok Plan Perkantoran Kabupaten Pohuwato, tepat di titik nol daerah tersebut, direncanakan akan menjalani penataan dan revitalisasi guna menghadirkan tampilan yang lebih modern dan menarik. Program tersebut merupakan inisiatif Anggota DPR RI Dapil Gorontalo, Rachmad Gobel.
Rencana revitalisasi itu mengemuka saat kunjungan kerja Rachmad Gobel ke Kabupaten Pohuwato pada Minggu (14/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia meninjau langsung kondisi Bundaran Panua bersama Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, serta Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam.
Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Ketua DPRD Pohuwato, Beni Nento, Wakil Ketua DPRD Pohuwato Hamdi Alamri dan Delpan Yanjo, Penjabat Sekretaris Daerah Pohuwato Achmad Djuuna, para asisten, staf ahli bupati, serta sejumlah pimpinan OPD.
Konsep penataan yang direncanakan akan memberikan nuansa baru pada Bundaran Panua. Tugu yang selama ini menjadi salah satu simbol Kabupaten Pohuwato akan dipercantik dengan pemasangan ratusan lampu dekoratif di area sekeliling bundaran. Kehadiran pencahayaan tersebut diharapkan mampu menciptakan panorama yang lebih memikat, terutama pada malam hari.
Selain meningkatkan estetika kawasan, revitalisasi ini juga ditujukan untuk menjadikan Bundaran Panua sebagai salah satu destinasi favorit masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Pohuwato.
Bupati Saipul A. Mbuinga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kontribusi Rachmad Gobel terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam upaya mempercantik Bundaran Panua yang menjadi titik sentral kawasan perkantoran Kabupaten Pohuwato.
Menurutnya, tugu Bundaran Panua telah lama menjadi ikon daerah karena menampilkan simbol burung Maleo atau yang dikenal masyarakat setempat sebagai Burung Panua. Satwa tersebut merupakan salah satu kekayaan hayati yang hidup di kawasan cagar alam Pohuwato dan memiliki keunikan berupa ukuran telur yang jauh lebih besar dibandingkan tubuh induknya.
“Karena keistimewaannya, burung Maleo kemudian dijadikan sebagai ikon Kabupaten Pohuwato,” ujar Saipul.
Ia juga menyambut positif rencana penataan ulang tersebut dan berharap Bundaran Panua nantinya dapat berkembang menjadi salah satu landmark terbaik di wilayah barat Provinsi Gorontalo.
Saat ini, kawasan Bundaran Panua telah menjadi salah satu lokasi favorit masyarakat untuk berkunjung dan berfoto. Dengan hadirnya wajah baru yang lebih representatif dan estetik, jumlah pengunjung diperkirakan akan terus meningkat.
“Semoga rencana ini dapat segera terwujud tanpa hambatan. Pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Pohuwato tentu memberikan dukungan penuh atas niat baik Bapak Rachmad Gobel untuk kemajuan daerah,” kata Bupati.
Revitalisasi Bundaran Panua diharapkan tidak hanya mempercantik wajah ibu kota Kabupaten Pohuwato, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui hadirnya ruang publik yang nyaman, menarik, dan bernilai estetika tinggi.
















