kabarjejakkasus. Gorontalo – Di tengah duka yang masih menyelimuti warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara, hadir sekelompok perempuan tangguh yang membawa harapan. Mereka adalah Srikandi DPN Digdaya Perwakilan Netizen (DPN) yang turun langsung ke lokasi bencana untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak.
Aksi tersebut menjadi bukti nyata bahwa DPN bukan hanya organisasi yang aktif menyuarakan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat, tetapi juga hadir langsung di lapangan saat masyarakat membutuhkan bantuan dan kepedulian.
Dipimpin oleh Ketua Tim Sosial Kemanusiaan DPN, Heny atau yang akrab disapa Mama Rindu, bersama Koordinator Tim Miftahul Jannah Haris, rombongan Srikandi DPN membawa berbagai bantuan hasil donasi masyarakat Gorontalo.
Dengan menempuh perjalanan berjam-jam menuju lokasi terdampak, para relawan perempuan tersebut menunjukkan bahwa kepedulian tidak cukup hanya dengan kata-kata, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
Setibanya di Kecamatan Biau, tim langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat sebelum menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji, mi instan, air mineral, popok bayi, pakaian layak pakai, hingga obat-obatan kepada warga yang masih berjuang memulihkan kondisi pascabencana.
Ketua DPN Digdaya Perwakilan Netizen, Sitti Magfirah Makmur, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk selalu hadir bersama rakyat dalam berbagai situasi.
“DPN lahir dari masyarakat dan untuk masyarakat. Karena itu, ketika masyarakat tertimpa musibah, sudah menjadi kewajiban moral bagi kami untuk hadir, membantu, dan membersamai mereka melewati masa-masa sulit,” ungkapnya.
Menurutnya, selama ini DPN dikenal sebagai wadah perjuangan aspirasi publik, namun organisasi tersebut juga memiliki tanggung jawab sosial untuk menjadi bagian dari solusi atas persoalan-persoalan kemanusiaan yang terjadi di tengah masyarakat.
Sementara itu, Mama Rindu menegaskan bahwa gerakan sosial yang dilakukan para Srikandi DPN merupakan bentuk kepedulian yang lahir dari rasa kemanusiaan dan semangat gotong royong.
“Kami ingin menunjukkan bahwa perempuan juga bisa berada di garda terdepan dalam aksi sosial dan kemanusiaan. Ketika saudara-saudara kita membutuhkan bantuan, kami akan berusaha hadir dan memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Kehadiran Srikandi DPN di tengah masyarakat terdampak banjir mendapat apresiasi dari warga dan pemerintah desa setempat. Tidak hanya membawa bantuan logistik, mereka juga membawa semangat dan harapan bagi warga yang sedang berjuang bangkit dari musibah.
Melalui aksi kemanusiaan ini, Srikandi DPN berhasil membuktikan bahwa DPN bukan sekadar rumah bagi perjuangan aspirasi rakyat, melainkan juga organisasi yang aktif bergerak dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dan kemanusiaan.
Dengan semangat “Berdaya Bersama, Berkarya untuk Sesama”, DPN terus mempertegas perannya sebagai jembatan kepedulian, menghadirkan solusi, serta menyalakan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan di berbagai pelosok daerah.
















